cara membuat catatan investasi

Perlukah Membuat Catatan Investasi? (Bonus File Excel)

Beberapa waktu lalu, teman saya bertanya tentang bagaimana cara membuat catatan investasi. Dimana nantinya kita bisa melacak dan mengevaluasi perjalanan investasi yang kita lakukan. Jujur saja, sebelumnya saya hanya sekedar mencatat di buku catatan saya. Saya mencatat tentang saham apa yang sudah saya beli atau akan saya beli, jual di harga berapa dan perkembangan harga selanjutnya.

Tapi karena ada teman yang bertanya, ya sekalian saja saya buat pembahasannya, dan di akhir artikel ini saya menyertakan file excel buatan saya pribadi. Di dalamnya Anda bisa menyesuaikan target keuangan dengan pencapaian investasi Anda.

 

….Sebelum melangkah lebih lanjut, mungkin perlu kita bahas dulu apa pentingnya membuat catatan investasi atau trading?

Ide dasarnya sebenarnya sederhana saja. Pengalaman adalah guru terbaik.

Maka membuat catatan investasi atau trading tentu akan sangat berguna bagi kita. Apa saja kira-kira manfaatnya?

  • Anda bisa mengetahui pencapaian investasi Anda. Tentu ada tujuan keuangan yang ingin dicapai dengan berinvestasi. Tidak mungkin kan Anda iseng hehe. Anda bisa memprediksi apakah hasil investasi akan mampu memenuhi tujuan keuangan Anda.
  • Dengan begitu maka Anda bisa menentukan langkah penyikapan yang baik. Anda tidak akan menjadi terlalu serakah atau malah khawatir berlebihan ketika harga saham turun.
  • Anda bisa mengetahui karakter saham yang Anda miliki sebelumnya. Dengan begitu kedepan Anda akan bisa menentukan kapan harus beli dan kapan harus jual.

 

Bagi saya pribadi hal-hal demikian sangat penting. Sebenarnya bisa saja kita melihat di history investasi kita dalam aplikasi di sekuritas. Tapi dengan kita membuat file sendiri, kita juga bisa membuat perencanaan, tidak hanya terkait saham tapi juga target keuangan.

cara membuat catatan investasi

Selanjutnya, bagaimana cara membuatnya?

Alangkah baiknya Anda download dulu file yang saya sertakan di artikel ini. Dengan begitu Anda bisa langsung sekalian mempraktekkan di file tsb.

 

  1. Menentukan target keuangan

Ini adalah langkah awal yang sangat penting. Anda investasi kalau tidak punya tujuan, akan bisa membuat mental Anda terganggu dalam berinvestasi. Misalnya, masih turun sedikit langsung jual rugi.

Pastinya Anda mempunyai banyak tujuan keuangan, semisal membeli rumah, membeli mobil, membangun sekolah, membiayai pendidikan anak, membuat panti asuhan, dsb. Entah itu urusan pribadi keluarga Anda maupun urusan sosial Anda.

Nah, agar Anda tidak bingung, lebih baik Anda tentukan dulu 1 saja tujuan keuangan. Misal membeli rumah. Lalu tentukan berapa yang akan Anda penuhi dengan hasil investasi. Jadi posisinya sebagai tambahan, karena jika sepenuhnya dari hasil investasi sepertinya akan berat di modal awal. Tapi bukan berarti tidak mungkin juga.

Misal nih, Anda menentukan hasil investasi akan memenuhi 50% dana yang dibutuhkan. Di tahun 2020 butuh 50 juta untuk DP, lalu tahun berikutnya butuh 25 juta untuk cicilan. Pada prinsipnya Anda tahu dengan jelas berapa yang dibutuhkan di tiap tahunnya.

 

  1. Memahami kondisi aktual

Ini berkaitan dengan berapa modal awal yang bisa Anda alokasikan. Juga berkaitan dengan berapa modal tambahan tiap tahun atau tiap bulan. Ini nanti akan menentukan langkah selanjutnya, seperti besaran target return tiap tahunnya.

Pastikan Anda sudah mempunyai dana cadangan untuk digunakan sebagai pendanaan keperluan yang diluar pos alokasi. Hal ini penting dilakukan sebelum berinvestasi. Jika memang dana awal yang Anda gunakan sedikit, berarti nanti Anda perlu menambah dana tambahan di waktu lain.

 

  1. Menentukan target pencapaian

Untuk bisa memenuhi target keuangan Anda, perlu Anda tentukan berapa persen tingkat return yang harus dicapai dalam 1 tahun. Jika modal Anda sedikit maka persentase diperbesar, dan sebaliknya. Ini akan menjadi kompas Anda dalam melakukan investasi. Anda bisa membaca pengalaman saya mendapatkan 11% profit dari saham.

 

  1. Menentukan pengaturan modal

Untuk Anda yang masih belum banyak berkecimpung dalam dunia saham dan masih mencari-cari metode dalam berinvestasi saham, lebih baik Anda diversifikasi. Salah satunya adalah dengan membagi modal. Semisal 50% untuk membeli saham pertama. Dan sisanya untuk membeli saham lain.

Dengan fluktuasi harga saham, Anda akan relatif aman ketika membagi modal ke lebih dari 1 saham. Skenario terburuk sekalipun misal saham pertama anjlok, Anda masih ada saham lain yang mungkin posisinya naik. Sehingga minimal impas atau kerugian tidak terlalu besar.

cara membuat catatan investasi

5. Membuat tabel jual beli

Dan terakhir barulah Anda membuat tabel catatan jual beli. Sebenarnya ini masalah teknis saja. Yang lebih penting adalah 4 poin diatas yang saya sebutkan. Mungkin hal diatas juga bisa dikatakan semacam rencana investasi. itu akan menjadi dasar dalam melakukan evaluasi perjalanan investasi atau trading yang Anda lakukan.

Nah begitulah yang bisa saya bagi dengan Anda. Saya sadar bahwa masih banyak yang kurang, baik dalam hal wawasan diatas maupun dalam hal teknis pembuatan file catatan investasi. Anda bisa mengembangkan sendiri dengan berbagai pengetahuan yang Anda dapatkan tentang investasi dan manajemen keuangan.

….Dan silahkan Anda download filenya dibawah ini.

Mau berpendapat?