belajar-investasi-reksadana-aturportomu

3 Tahap Belajar Investasi Reksa dana Untuk Pemula

Pertama kali saya kenal investasi reksa dana sekitar tahun 2016. Dan saya ingat betul reksa dana pertama yang saya pilih reksa dana pendapatan tetap Kehati Lestari. Saya mikirnya ah ini reksa dana pendapatan tetap berarti return pasti dong, bisa stabil sesuai namanya pendapatan tetap.

Eh ternyata saya tunggu hampir 1 bulan kok semakin minus nilainya. Wah kalang kabut dong, baru pertama kali menaruh uang inginnya investasi bisa meningkatkan modal malah kebalikannya.

Semenjak itu juga saya jual dan fokus untuk belajar investasi reksa dana dulu.

Jika Anda punya kisah yang sama, mari kita belajar bersama. Memang kadang kita itu hanya tergiur dengan keuntungannya, terlebih lagi dari cerita teman. Dibandingkan dengan emas dan deposito bisa jadi reksa dana memberikan tingkat return yang lebih baik.

Tapi kan kita juga perlu paham apa itu reksa dana, bagaimana resikonya, bagaimana cara kerja reksa dana, bagaimana cara investasinya, dsb.

“Wah ribet mas, perlu belajar banyak hal.”

Lebih ribet menjalani masa tua dengan hutang dan membebani keluarga. Ya kembali ke pribadi masing-masing, mau ribet di awal atau di akhir. Dan sebenarnya tidak se-ribet itu juga kok. Saya usahakan mengulas investasi reksa dana disini dengan bahasa yang mudah dipahami dan mudah dipraktekkan.

Kalau Anda masih malas belajar investasi reksa dana, coba deh lihat tingkat return yang bisa dihasilkan. Contoh saja, ini datanya saya ambil dari Bareksa sebagai marketplace reksa dana yang menurut saya banyak produknya.

Jika kita lihat dalam jangka waktu 1 tahun reksa dana yang bisa memberikan return tertinggi adalah reksa dana Shinhan Balance Fund dengan return 22% dan juga Simas Syariah Unggulan dengan return 20,8%. Lalu jika ditarik dalam jangka waktu 3 tahun, ada Sucorinvest Equity Fund dengan return 90,36% dan Sucorinvest Maxi Fund dengan return 84,8%.

Berkali lipat daripada uang Anda ditaruh deposito bukan?

Eits, tunggu dulu, jangan hanya lihat untungnya. Harus pelajari juga tingkat resiko dan lainnya. Sebenarnya investasi reksa dana itu lebih mudah daripada investasi saham secara langsung.

Anda akan bisa lebih santai dan tidak diribetkan dengan berbagai teknik analisis dan harus memantau pergerakan saham. Anda cukup menyerahkan uang Anda ke manajer investasi yang bagus kinerjanya. Anda cukup mengenal Beta, Treynor ratio, sharpe ratio, ——–

“Mas.. mas.. sebentar mas, saya masih pemula yang ingin tahu bagaimana caranya investasi reksa dana mulai dari dasar. Pelan mas….”

Ups, maaf hehe

Oke, kalau begitu saya bantu dengan mengulas beberapa hal dasar tentang investasi reksa dana. Dengan begitu Anda bisa belajar investasi reksa dana dengan lengkap dan terstruktur. Saya membaginya dalam 3 bab.

Sebaiknya Anda membaca secara menyeluruh ya, jangan loncat-loncat nanti tidak paham. Jika nanti dalam pembahasan saya ternyata Anda masih kurang paham, silahkan Anda sampaikan di kolom komentar ya. Jangan sungkan, anggap aja kawan lama. Selamat belajar….

Bab 1 – Investasi Reksa dana adalah…

Di bab 1 belajar investasi reksa dana ini saya menyampaikan tentang apa itu reksa dana. Sebisa mungkin saya jelaskan dengan baik agar mudah Anda pahami. Disini juga saya menyampaikan jenis-jenis reksa dana, karena tidak hanya satu. Sekaligus nanti cara kerjanya juga saya jelaskan.

Bab 2 – Mengapa memilih reksa dana?

Di bab 2 saya menyampaikan apa saja keuntungan dari investasi reksa dana, sekaligus resikonya. Selain itu juga modal berapa yang bisa digunakan serta berbagai kemudahan apa saja yang ada dalam investasi reksa dana.

Bab 3 – Bagaimana cara investasi reksa dana?

Bab terakhir ini saya ulas tentang cara investasi reksa dana (secara online). Mulai dari cara mendaftar, cara memilih reksa dana, hingga referensi belajar investasi reksa dana yang saya rekomendasikan.

  • 9
    Shares

Mau berpendapat?